Operasi Hitung Pada Bentuk Aljabar


Ok guys,,yuks kita bahas mengenai operasi hitung pada bentuk aljabar,,

Semoga bermanfaat y postingan’na,,😀

Operasi hitung pada bentuk aljabar itu ada dua guys, yaitu :

1. Operasi penjumlahan dan penguranan

2. Operasi perkalian dan pembagian

a. Operasi penjumlahan ”+” dan pengurangan “-“

Pada operasi penjumlahan dan pengurangan bentuk aljabar, sebelumnya perlu diingat kembali  operasi penjumlahan dan pengurangan pada himpunan bilangan real, sifat-sifat yang berlaku pada kedua operasi  juga berlaku pada bentuk aljabar.

Sifat-sifat pada operasi “+” pada himpunan bilangan real R:

1. sifat tertutup, yaitu :

untuk setiap a dan b anggota R sehingga a + b = c, c anggota R.

2. identitas atau elemen netral, yaitu:

untuk setiap a anggota R sehingga a + e = e + a = a, e anggota R.

Selanjutnya elemen netral e = 0.

3. asosiatif atau pengelompokan, yaitu:

untuk setiap a, b, dan c anggota R sehingga (a + b) + c  = a + (b + c)

4. inverse, yaitu:

untuk setiap a anggota R sehingga a + i = i + a = 0, i anggota R.

Selanjutnya inverse dari a adalah – a.

Oleh karena dipenuhi keempat sifat tersebut, maka operasi “+” pada himpunan R membentuk Group.

5. Sifat Komutatif, yaitu:

untuk setiap a dan b anggota R, berlaku a + b  = b + a

Selanjutnya Group di atas memiliki kehususan yaitu Group komutatif.

Operasi hitung penjumlahan “+” dan pengurangan “-“ dapat diberlakukan pada dua suku yang sejenis pada suatu bentuk aljabar. Bentuk aljabar yang dimaksud dapat terjadi pada satu bentuk aljabar yang selanjutnya dinamakan penyederhanaan bentuk aljabar, sedangkan kondisi yang lain dapat dilakukan pada dua atau lebih bentuk aljabar.

b. Operasi perkalian”x” dan pembagian “-“

Seperti pada operasi hitung penjumlahan “+” dan pengurangan “-“ , operasi hitung “x” (operasi “x” dapat digantikan dengan “.” atau dihapus) dan “:” juga dapat diberlakukan pada himpunan  bentuk aljabar. Kedua operasi tersebut pada dasarnya dikerjakan pada dua bentuk aljabar, dan keduanya dapat sama, atau salah satu diantaranya adalah konstanta. Untuk operasi perkalian tidak memerlukan persayaratan, sedangkan untuk operasi pembagian persyaratan harus dipenuhi seperti pada pembagian bilangan real, yaitu pembagi bukan 0. Sehingga pada pemberlakuan operasi “:” pada himpunan K (himpunan bentuk Aljabar dipersyaratkan bentuk aljabar pembagi bukan berupa konstanta 0.

Nah,,untuk postingan mengenai operasi hitung pada bentuk aljabar, sekian dulu y guys,,

😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s